Satu Dekade, LYLA Kembali Rilis Lagu Baru

Musik
Typography

 

C&R Digital -- Dengan nuansa pop ballad khas LYLA, sang vokalis, Naga, kembali menunjukkan kemampuannya dalam menulis lagu. Mereka mengunggah single terbaru berjudul Sampai Disini. Lagu ini hadir dengan aransemen megah bagi siapa pun yang mendengar.

Paduan vokal yang sarat penjiwaan dan not-not gelisah dari permainan piano dengan permainan solo gitar yang melolong lirih, terasa saling melengkapi di lagu ini.

“Kali ini, saya enggak mau bercerita tentang apa maksud dari lagu ini. Saya mau semua yang mendengarkan punya interpretasi sendiri tentang lagu ini,” jelas Naga, dari rilis yang diterima C&R, Selasa (25/7).

Di lagu ini dibawah naungan label Trinity Optima Productions ini, LYLA, dibantu oleh Almarhum Krisna Sadrach sebagai produser di lagu ini. Menurut Naga, Ini adalah salah satu lagu favorit beliau dari album LYLA sebelumya, Ga Romantis. Diketahui, ini adalah single kelima dari album Ga Romantis.

Dalam pemilihan lagu ini, prosesnya melibatkan LYLA Community (fans LYLA). Mereka buat poling di social media kemudian lihat viewers dari video-video lirik yang mereka upload di Youtube.

Band yang terdiri dari Naga (vokal), Fare (gitar), Dennis (bass), Dharma (keyboard) dan Difin (drum) ini semakin matang bermusik. Sejak terbentuk 2006, LYLA, meramaikan dunia musik Indonesia dengan lagu-lagu hit-nya. Seperti Magic, Mantan Kekasihku, Jantung Hati, Detik Terakhir, Dan Lagi, Kehabisan Waktu, Turis, dan lain-lainnya.

Di usia lebih dari satu dekade ini, LYLA, mampu membuktikan eksistensi mereka dengan karya-karya terbaik dan bertahan sebagai salah satu band papan atas Indonesia. Hal itu terbukti dengan terselenggaranya konser satu dekade “Decadance LYLA” pada 2016.

Mereka berharap, terus berkarya dan hadir dengan kejutan-kejutan positif. “Intinya, selama perjalanan kita bermusik, buat kami, LYLA ini adalah sebuah keluarga. Karya-karya kami dibuat dengan hati, kebersamaan, semangat dan dengan pesan sederhana untuk bahagia dan saling membahagiakan,” tutup Dennis.