In Memoriam Bartje Van Houten

Musik
Typography

 

C&R Digital -- Bartje Van Houten telah tiada. Musisi senior itu mengembuskan nafas terakhir, Jumat (5/5), dalam usia 67 tahun. Kabar duka tersebut diinformasikan pertama kali oleh musisi senior Kadri Mohamad Sutan Bandaro melalui akun Facebook. "Berita duka : telah meninggal dunia Bartje Van Houten Jumat, 5 Mei 2017 jam 13.30," tulisnya.

Bartje Van Houten dikenal sebagai pemusik, penulis lagu, penata musik dan dedengkot grup musik D'Lloyd yang ngetop di tahun 1970-an. Selain Bartje (gitar), grup D'Lloyd yang berdiri tahun 1969 -- mulai masuk dapur rekaman pada 1972 itu -- terdiri dari Sjamsuddin yang lebih dikenal dengan nama Syam D'Lloyd (vokal), Chairul (drum), Totok (bas), Budi (kibor), dan Yuyun (saksofon/flute) yang masuk pada 1995.

Satu per satu, personel grup itu berpulang. Andre Gultom meninggal karena kanker hati pada 1975. Ia disusul Sangkan Panggabean yang meninggal pada 1993. Kepergian Sangkan membuat Bartje sempat merekrut Reshamal Denkel, yang tak lama setelah bergabung meninggal dunia pada 2003. Kepergiannya disusul Budiman Pulungan (wafat 30 November 2008) dan Sam pada 9 Juni 2012. Kini, Bartje juga telah tiada. Kepergiannya membuat personel D’Lloyd benar-benar sudah tak tersisa.

D'Lloyd merilis album perdana di bawah label Remaco pada 1972, dengan hits “Titik Noda”. Kesuksesan tersebut menjadikan mereka bersemangat untuk berkarya lebih baik pada album berikutnya. Grup Band ini tumbuh seiring perkembangan popularitas mereka dalam dunia musik. D'Lloyd merupakan salah satu band legendaris berhasil mempopulerkan dan mengekalkan lagu-lagunya masa itu bahkan hingga saat ini.

Beberapa lagu hits mereka yang populer seperti Keagungan Tuhan, Tak Mungkin, Oh Di Mana, Karena Nenek, Semalam di Malaysia, Cinta Hampa, Mengapa Harus Jumpa, Hidup Di Bui, dan Sendiri. Di masa itu D'Lloyd cukup diminati pencinta musik di Indonesia. Ketenarannya bahkan sampai ke Negeri Jiran.

Bartje menikah dengan Titiek yang juga seorang artis. Mereka dikarunia tiga anak -- dua putra dan satu putri yang semuanya sudah dewasa. Selain banyak menciptakan lagu untuk grupnya sendiri, Bartje juga banyak menciptakan lagu yang dibawakan penyanyi lain. Di dunia industri musik, Bartje juga dikenal sebagai pembuka jalan bagi penyanyi muda.

Jenazah Bartje disemayamkan di rumah duka Rumah Sakit St. Carolus, Salemba, Jakarta Pusat. Menurut rencana, jenazah akan dikebumikan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Minggu (7/5).