“Food Truck”, Promo di Media sosial

Lifestyle
Typography

 

Food Truck - Topan R / Tabloid C&R

C&R Digital - Selain Jakarta Food Truck, hadir juga Britatoes. Nuansa yang dihadirkan dalam food truck mereka sedikit berbeda konsep. Dengan mengangkat nuansa British, menu makanan yang dihadirkan juga semuanya menawarkan kuliner khas Britania Raya.

Irena Adriana, Managing Director Food Truck Indonesia selaku pemilik merek Britatoes mengatakan, konsep tersebut memang sengaja ia tampilkan untuk menunjukkan kepada kaum urban penikmat kuliner mengenai adanya kreativitas dalam bisnis di dunia makanan.

Sajian makanan yang mereka hadirkan juga tak lepas dari hidangan dari kreasi kentang yang merupakan kuliner khas Inggris. Menu andalan yang mereka miliki adalah Panini, Fish and Chips, dan French Fries Creamy Mushroom.

Sama seperti food truck lainnya, Britatoes menghadirkan peralatan dapur lengkap di dalam truck Izuzu ELF yang sudah dimodifikasi bergaya krem kota London berwarna merah. Semua peralatan dapur sengaja mereka hadirkan untuk bisa menyajikan makanan yang segar kepada para pelanggan.

"Kami benar-benar memproses semua menu makanan di dalam kendaraan, tak sekadar memajang dan menjualnya. Jadi semuanya dilakukan dalam truk. Bukan hanya berjualan, tapi juga memasak," ungkap Irena.

Kedua merek food truck itu sama-sama menggunakan media sosial sebagai sarana informasi dan promosi. Dengan cara itu para calon pelanggan bisa mengetahui lokasi mangkal serta menu yang disediakan. Kaum urban memang lekat dengan media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, hingga Path.

Selain Jakarta Food Truck dan Britatoes, ada juga – antara lain - Amerigo, Loco Mama, Tabanco Coffee, Taco Truck, Food Stop, Retro Gourmet, Street Ramyun, yang menyemarakkan food truck di Jakarta. Kisaran harganya pun sesuai dengan kantong mahasiswa dan pegawai kantoran yang menjadi pangsa pasar mereka. Yakni, antara Rp15 ribu sampai Rp50 ribu. Anda tertarik mencoba?