Tips saat Berbuka dan Sahur untuk Ibu Hamil

Lifestyle
Typography

C&R Digital - Bila Anda merasa fit secara medis dan ingin berpuasa ketika sedang mengandung buah cinta, maka perlu memerhatikan saat berbuka dan sahur. Ketika berbuka, perlu memerhatikan beberapa hal penting sehingga puasa berjalan lancar.

Mengawali berbuka dengan minuman hangat dan manis guna meningkatkan kadar gula darah. Tetapi ibu hamil juga harus membatasi makanan dan minuman yang manis. Mengindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung. Setelah minum maka bisa dilanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat ringan sehingga lebih mudah diserap tubuh, misalnya kolak atau kurma.

Setelah salat Maghrib bisa makan dengan porsi lebih besar tetapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar justru bisa membuat tubuh lemas. Karena itu, makan yang secukupnya saja. Usai tarawih, usahakan untuk makan meski hanya sedikit.

Ketika makan sahur, spesialis kebidanan dan kandungan RS Media Permata Hijau, Jakarta Barat, dr. Doddy Gultom, Sp.O.G., M.Kes., menganjurkan empat hal agar ibu-ibu yang tengah hamil bisa berpuasa dengan lancar dan aman, yakni.

Memilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya, ibu hamil juga mengonsumsi daging karena kandungan kalori dan protein bisa disimpan dalam waktu cukup lama.

Upayakan makanan kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh. ketiga; jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.

Sebaiknya hingga waktu sahur tetap mengusahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Selama sehari diharapkan bisa dua liter. Dan, sebaiknya ditambah dengan segelas susu hangat. Hal ini bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.

 

BACA JUGA : 

Cinta Di Pangkuan Himalaya: Serial Drama Romatis Terbaru ANTV

Rinni - Jevin Siapkan Resepsi Kedua di Medan

Mengenal Sosok Ketua Majelis Hakim Yang Memvonis Ahok Dua Tahun Penjara