Jangan Remehkan Bau Mulut saat Berpuasa (1)

Lifestyle
Typography

C&R Digital - Bau mulut karena sedang berpuasa adalah wajar. Itu lantaran ada penurunan produksi air liur.Tetapi jangan remehkan bau mulut - terutama ketika tidak sedang berpuasa. Karena bisa mengindikasikan terkena penyakit dalam, seperti gangguan pencernaan, liver, ginjal hingga masalah pada paru.

Mulut Anda tercium bau napas yang tidak sedap atau halitosis selama menjalani ibadah puasa ? Hal itu merupakan sebuah kewajaran karena produksi air liur yang berkurang. Dengan
berkurangnya produksi air liur ini, maka akan menyebabkan peran air liur sebagai pembersih mulut menjadi turun.

Hal ini yang menjadi biang kerok timbulnya halitosis selama menjalani ibadah puasa. Dokter spesialis kesehatan gigi RSUD Kabupaten Tangerang, drg. Ratna Sari Dewi, Sp. K.G., mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan air liur, selain puasa, di antaranya bernapas melalui mulut, stres, perokok berat, minum obat atau sedang melakukan radio terapi pada daerah kepala dan leher.

“Penurunan produksi air liur juga terjadi selama tidur. Hal ini akan menyebabkan bau mulut saat bangun pagi. Nah, kekeringan mulut juga terjadi selama puasa sehingga terjadi bau mulut karena terjadi penurunan peran air liur dalam membersihkan mulut,” ujar drg. Ratna Sari Dewi, Sp. K.G., didampingi staf humas M. Nizar., S.E., beberapa waktu lalu.

Faktor lain yang bisa menyebabkan bau mulut saat bernapas, yakni:

  • Bau mulut akibat mengonsumsi makanan yang berbau khas, seperti petai, jengkol, bawang merah, dan bawang putih, serta durian.
  • Keadaan di dalam rongga mulut, seperti terdapat gigi yang berlubang dan sisa akar, ada karang gigi, radang gusi, terkena penyakit.
  • periodontal, malposisi gigi, pemakaian gigi tiruan yang kotor, dan lidah yang kotor.

 

BACA JUGA : 

Kesenian Indonesia di Pentas Hollywood

Arie Untung: Bunga Ungkapkan Rasa Cinta

Film Selebgram: Susahnya Jadi Selebgram