Kesenian Indonesia di Pentas Hollywood

Lifestyle
Typography

C&R Digital - Dalam setahun terakhir, banyak kesenian Indonesia dipentaskan di wilayah Los Angeles atau dikenal luas sebagai Hollywood. Contoh, penampilan perancang busana Ivan Gunawan di panggung Los Angeles Fashion Week, baru-baru ini.

Inspirasi Ivan datang dari motif-motif tradisional berbagai suku di Indonesia. Seperti Toraja-Sulawesi, Endek-Bali, dan floral batik Jawa. Ivan menampilkan lebih dari 20 busana siap pakai. Penampilan Ivan dan desainer-desainer Indonesia lain mendapat apresiasi tinggi dari kalangan fashion yang hadir dalam acara bergengsi itu, seperti Carissa Alvarado (Us the Duo).

Di samping perancang busana, pemain harpa Maya Hasan juga tampil memukau di pusat lifestyle Santa Monica Promenade dalam Festival Explore Indonesia: Wear Batik Drink Coffee. Acara itu dipenuhi penonton warga setempat dan warga Indonesia yang tinggal di Los Angeles dan sekitarnya.

KJRI Los Angeles pimpinan Bapak Konjen Umar Hadi, yang baru saja dilantik menjadi Duta Besar Indonesia di Seoul, Korea Selatan, sangat mendukung segala jenis kesenian Indonesia dan terus berinovasi untuk mempromosikan Indonesia.

Inovasi KJRI Los Angeles terbaru, rencananya akan diluncurkan Mei 2017 ini. KJRI Los Angeles akan bekerja sama dengan Livi Zheng untuk mengabadikan kebudayaan Indonesia dalam konser dan peluncuran film berjudul Bali: Beats of Paradise.

Livi Zheng adalah sutradara Hollywood asal Indonesia sangat berbakat. Livi, sekarang sedang merampungkan fim layar lebar terbarunya, Insight, dan mempersiapkan film bertema karapan sapi Madura bersama Yayan Ruhian.

Sebelumnya, Livi, memproduksi film Brush with Danger. Film itu sudah didistribusikan di bioskop-bioskop Amerika Serikat dan internasional. Bahkan sudah diliput dan diulas oleh Los Angeles Times, Seattle Times, NBC, dan banyak saluran berita internasional lain.

Setelah kesuksesan tayangan ‘LA’s Gateway to Indonesia’, yang mencapai 110.000 penonton dalam tiga hari, KJRI Los Angeles, kembali meluncurkan tayangan berjudul Pelayanan Paspor di LA Semakin Mudah dan Aman!.

Tayangan ini berhasil menembus 100.000 penonton di hanya dalam jangka waktu singkat. Kedua proyek KJRI Los Angeles ini disutradarai oleh Livi Zheng.

Tayangan-tayangan KJRI Los Angeles ini dikerjakan Livi bersama tim produksinya dan seluruh staf KJRI Los Angeles dengan kamera film RED Epic X Dragon dengan resolusi 6K. Kamera RED adalah kamera standard Hollywood. Contoh-contoh film yang di syuting menggunakan kamera RED adalah Transformers, Jurassic World, Pirates of the Caribbean.

KJRI Los Angeles adalah perwakilan pertama di Amerika yang mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) demi keamanan dokumen perjalanan.

“Metode penerbitan paspor telah menggunakan metode SIMKIM, yaitu memastikan bahwa paspor yang terbit dapat digunakan melalui bandara internasional di seluruh dunia,” ungkap Anggiat Napitupulu, Konsul Imigrasi KJRI Los Angeles, dari rilis yang diterima C&R, Kamis (4/5).

KJRI Los Angeles terus berupaya dan berinovasi untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan masyarakat Indonesia di Amerika Serikat. Sejak diluncurkannya dua tayangan di atas, traffic situs KJRI Los Angeles www.indonesianconsulatela.org meningkat 376.09%.

“Bapak Konjen Umar Hadi melengkapi penugasannya di Los Angeles bukan hanya dengan karya seni abadi dan distribusi luas untuk film Bali: Beats of Paradise, tapi beliau juga mencurahkan perhatian yang sama terhadap bisnis-bisnis putra-putra bangsa di Amerika, “ ucap Livi Zeng.

 

BACA JUGA : 

Ratu Elizabeth II, Mencari Asisten untuk Memakaikan Sepatu

Britney Spears Bikin Pemilu Mundur

Ultah ke-23, Band GIGI Bikin Laman Resmi