Jessica Alba Perawatan “Gila”

Lifestyle
Typography

 

C&R Digital - Bagi Jessica Alba tiada hari tanpa melakukan perawatan kulit. Aktris yang juga pengusaha tersebut mengaku tetap menjalankan rutinitas tersebut, bahkan saat tengah berada dalam pesawat. Karena itu, ia pun tak keberatakan jika orang-orang menganggapnya gila karena membawa sedemikan banyak perlengkapan kecantikan saat terbang.

Menurut Alba, ia membawa sedemikian banyak peralatan kecantikan karena tidak ingin kulit wajahnya terganggu karena kondisi dalam pesawat. Untuk itu ia membawa beberapa masker mata dan pelembap. Perlengkapan tersebut bukan hanya sekadar dibawa saja, namun juga ia aplikasikan selama terbang.

Gara-gara hal tersebut, tak jarang, Jessica pun sering dipandangi sesama penumpang.

"Aku akan memakai ini ketika naik pesawat. Orang di sebelahku pastinya menganggapku gila," kata Jessica seperti dikutip dari Female First.

Jessica rupanya tetap ingin terlihat cantik meski baru saja mendarat setelah melalui perjalanan panjang. Karenanya, ia tak lupa memakai masker khusus, terutama untuk bagian bawah mata.

"Selanjutnya aku menggunakan masker mata (dari) Joanna Vargas, ini adalah masker Bright Eye Firming. Ini sangat fantastis karena kemasan dan bertekstur jelly dan ini menghidrasi dan terasa sangat menenangkan di bagian bawah mata," tambahnya.

Produk lain yang sering ia pakai di pesawat adalah Nurse Jamie Instant Uplifit yang diaplikasikan di bagian dagu. Menurutnya, produk itu bisa memijat kulit, seakan-akan kulit sedang berolahraga. Sementara untuk makeup, biasanya ia hanya mengandalkan concealer di area wajah yang gelap.

"Concealer adalah produk yang aku pakai terakhir. Sebenarnya itu dipakai setelah perawatan wajahku benar-benar sudah selesai, dan menjadi hal terakhir yang aku lakukan. Aku benar-benar berpikir kecantikan adalah tentang merawat dirimu sendiri," ungkap ibu satu anak ini lagi.

 

BACA JUGA : 

Brandon Salim Utamakan Nyaman dan Fleksibel Saat Manggung

Hiroaki Kato Musisi Jepang Rilis Album Pertamanya di Indonesia

Pesona Sagano, Hutan Bambu di Kyoto