Pevita Pearce, Mancing di Sungai Minnow

Lifestyle
Typography

 

C&R Digital - Selama mengunjungi keluarga ayahnya, Bramwell Pearce, Pevita Pearce sempat diajak memancing di Sungai Minnow yang banyak dihuni ikan forel dan ikan salmon.

Keesokan harinya, aku ikut ayahku, Bramwell Pearce, memancing ikan di Sungai Minnow. Sungai ini cukup besar dan dihuni banyak sekali ikan forel dan ikan salmon. Sayang, hari itu kami hanya memperoleh beberapa ekor ikan salmon. Meski begitu, kegiatan memancing ikan itu benar-benar mengesankan.

Di Sungai Minnow, setiap tahunnya ada lomba kano, seperti lomba balap perahu yang sering diadakan di Palembang atau Banjarmasin. Pesertanya warga di sekitar Sungai Minnow.

Warga Wales ramah-ramah. Mereka terbuka dengan pendatang. Meskipun Wales memiliki bahasa sendiri, tapi saat ini sembilan puluh persen warga di sana menggunakan bahasa Inggris. Selama di Wales, aku sering ngobrol-ngobrol dengan tetangga. Mereka banyak yang ingin tahu tentang Indonesia. Di mata mereka, Indonesia alamnya indah dan masyarakatnya ramah.

Perhatian pemerintah setempat terhadap warga difabel cukup tinggi. Baik dari segi fasilitas kesehatan maupun pelayanan umum. Umur kakek dan nenekku sudah tua. Kakek umurnya 87 tahun, sedangkan nenek 76 tahun. Tapi karena kesehatan mereka terjaga, kakekku tidak bongkok dan tidak pikun. Ia masih bisa jogging di taman-taman sekitar.

Nenekku juga masih sanggup menyetir mobil sendiri, selama aku bepergian ke berbagai tempat di Wales, nenekku yang menyetir mobilnya. Aku memang cucu kesayanganya.

Cuman, yang aku sayangkan, perutku ternyata perut orang Indonesia. Jadi selalu minta diisi nasi. Problemnya, nasi di sana keras. Tidak seenak nasi di Indonesia. Jadi pulang dari sana badanku agak kurus, karena kurang nafsu makan.

 

BACA JUGA : 

Hiroaki Kato Musisi Jepang Rilis Album Pertamanya di Indonesia

Kristen Stewart, Nyaris Botak

Menonton Konser Shane Filan, Uya Kuya Terkenang Masa SMA