Gubernur Jabar Ahmad Heryawan Terima Pena Emas PWI

Fokus
Typography

C&R Digital -- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Jumat (9/3) sore, menganugerahkan penghargaan tertinggi PWI Pena Emas kepada Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Upacara penganugerahan berlangsung di Aula Barat Gedung Sate Bandung. Acara itu selain dihadiri pengurus harian PWI Pusat yang bertindak sebagai panelis,  juga seluruh pengurus baru PWI Jawa Barat yang dilantik satu jam sebelumnya di tempat yang sama. Hadir pula Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar.

Penganugerahan ditandai dengan pengenaan jas PWI kepada Ahmad Heryawan oleh Ketua Dewan Kehormatan  PWI Ilham Bintang, kemudian pemasangan pin Pena Emas di jas itu oleh Ketua Umum PWI Margiono.

Mendorong Keterbukaan

Dalam sambutan di awal acara,  Ketua Umum PWI Margiono menjelaskan alasan penganugerahan  penghargaan Pena Emas kepada Ahmad Heryawan. Aher -- begitu panggilan akrab Gubernur Jabar -- dinilai berjasa besar dalam mengembangkan kehidupan pers di wilayah Jabar.

Salah satunya, kebijakan gubernur yang mendorong organisasi pemerintahan daerahnya untuk terbuka kepada masyarakat dan pers. Selain itu Aher juga dianggap berhasil dalam pembangunan  semua sektor kehidupan  di bumi Parahiyangan  dalam dua priode jabatannya. Tahun depan, masa jabatan Aher akan berakhir.

Orasi

Sebagai persyaratan bagi penerima Pena Emas, Aher juga menyampaikan orasi sekitar 20 menit  dengan topik "Jurnalisme Tabayyun". "Seorang jurnalis tidak boleh berdusta, memanipulasi hingga mendistorsi fakta. Jurnalis harus jujur, dengan data dan fakta di lapangan," papar Aher.

Orasi Aher yang banyak menyitir ayat suci Al Qur'an dan hadist Rasulullah mengenai kebajikan dalam menyampaikan kabar dan berita itu, mendapatkan nilai cumlaude dari panelis.

"Sebenarnya, saya masih terkejut mendapat penghargaan Pena Emas dari PWI," kata Aher seusai acara.