Tradisi Berpuasa di Berbagai Belahan Dunia: Chili

Fokus
Typography

 

 

C&R Digital - Bulan Ramadan merupakan bulannya umat muslim di seluruh dunia. Di bulan suci ini dijadikan momen untuk membenahi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada bulan kesembilan dalam sistem penanggalan Hijriyah ini, seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa dari sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Namun, untuk umat muslim yang berada di negara non muslim, mereka kerap menghadapi kendala saat berpuasa. Mereka harus beradaptasi dengan lingkungan. Bahkan ada yang tak diperbolehkan untuk meninggalkan pekerjaan mereka untuk berbuka puasa. Seperti di negara Chili yang terletak di bagian tenggara Amerika Selatan.

Di Chili, ada seorang imigran Maroko bernama Fareed Maymoun yang menceritakan pengalamannya berpuasa di negara itu. Saat bulan Ramadan, sekitar 3000 muslim mencoba beradaptasi dengan lingkungan yang sulit namun tetap berpegang teguh dengan ajaran Islam.

"Kesulitannya adalah kami tidak diperbolehkan untuk meninggalkan pekerjaan sebelum Maghrib. Bagi kami sangat penting berdoa bersama keluarga dan berbuka puasa. Terkadang kami menawarkan untuk bekerja selama jam makan siang sebagai kompensasi. Namun, pengawas tidak mengizinkannya," ceritanya.

Pada bulan ini, Islamic Center akan dipenuhi oleh anak-anak beserta orangtua mereka. Mereka berkumpul bersama dan menikmati berbagai kegiatan seperti menyiapkan hidangan berbuka puasa. Momen ini dijadikan ajang untuk berkumpul bersama umat muslim di Chili.