“Dunia Terbalik” Raih Penghargaan Dari MUI & KPI

Film
Typography

 

C&R Digital -- Sinetron “Dunia Terbalik” garapan MNC Picture yang tayang setiap malam di RCTI mendapat penghargaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pemberian penghargaan digelar di Gedung Balai Sarbini, Jakarta, Selasa (25/7) malam.

“Dunia Terbalik” mendapat penghargaan untuk kategori Sinetron Ramadan Terbaik. Sinetron tersebut berhasil mengungguli empat nominasi lain : “Amanah Wali” (RCTI), “Kita Ingin Jadi Orang Benar” (SCTV), “Para Pencari Tuhan” (SCTV), dan “Tuhan Beri Kami Cinta” (SCTV).

Ketua KPI Yuliandre Darwis mengatakan, sinetron “Dunia Terbalik” bukan saja memberikan hiburan, tapi juga ada unsur-unsur yang dapat meningkatkan spiritual para penontonya. Ia menyambut penganugerahan tersebut karena setiap tahun bersama MUI melakukan pengawasan terhadap program selama Ramadhan.

“Tayangan Ramadhan dengan kandungan nilai-nilai positif dan manfaat dapat melejitkan kualitas spiritualitas umat. Kami mengapresiasi hal itu dan mendorong lembaga penyiaran yang lain juga melakukan upaya serupa,” Yuliandre Darwis.

Kemenangan sinetron Dunia Terbalik ditentukan oleh dewan juri dari MUI dan KPI. Mereka KH Masduki Baidlowi (MUI), H. Asrori S. Karni (MUI), KH. Abdul Halim Sholeh (MUI), Nuning Rodiyah (KPI Pusat), dan Dewi Setyarini (KPI Pusat).

Sinetron “Dunia Terbalik” adalah program series komedi yang mengangkat cerita tentang para suami di desa Ciraos yang ditinggal para istri untuk bekerja di luar negeri.

Untuk menyelesaikan masalah yang muncul, warga desa meminta nasihat pada Pak Kemed yang lebih suka dipanggil Ustaz Kemed. Layaknya seorang ustaz, warga desa menjadikan dia sebagai panutan. Ustaz Kemed mengandalkan Google dalam menyampaikan setiap nasihat dan bahkan ajarannya.

Sinetron Dunia Terbalik disutradarai Ilp S. Hanan, dengan pemain – antara lain – Agus Kuncoro, Sutan Simatupang, Indra Birowo, Bambang Chandra Bayu, Idrus Madani, Mieke Amalia, Syahnaz Sadiqah, Yafi Tessa, Ryana Dea, dan Felicya Angelista.