Spider-Man : Homecoming Tanpa Umpatan

Film
Typography

 

C&R Digital -- Penggemar Spider-Man akhirnya bisa menarik napas lega. Setelah beberapa lama menunggu, si manusia laba-laba ini akhirnya bisa kembali beraksi di layar lebar.

Selain memilih pemain baru yang lebih fresh dan berwajah lebih imut, film ini juga menghadirkan sejumlah teknologi mutakhir yang berada dalam kostum terbarunya.

Spider-Man : Homecoming juga bebas dari berbagai umpatan yang biasanya kerap muncul dalam berbagai film. Kenapa? Ini dikarenakan film itu memang ditujukan kepada penonton remaja berusia di bawah 13 tahun.

John Francis Daley dan Jonathan M. Goldstein merupakan tokoh di balik penulisan skenario mengenai kisah Spidey remaja ini. Dalam film kali ini, adegan banyak dipusatkan di sekolah sang tokoh utamanya, Peter Parker (Tom Holland), yakni Midtown High School.

Pasangan Daley dan Goldstein juga menampilkan kehidupan sehari-hari Parker seperti kebanyakan remaja lainnya, seperti berkumpul dengan teman, jatuh cinta, dan tentu saja perannya sebagai manusia super.

Marvel juga mengemas Peter Parker sebagai remaja yang kebingungan dengan kemampuan yang ia miliki. Lewat trailer maupun teaser, bisa disaksikan bagaimana Holland tampil sebagai Parker yang penuh dengan rasa penasaran, ambisi, kerap kali ceroboh.

Hal menarik lainnya, kali ini Spider-Man bertemu dengan Iron Man. Sebelumnya hal itu nyaris tak mungkin karena lima film Spider-Man dibesut Sony Pictures, di mana saat itu tokoh Peter Parker diperankan oleh Tobey Maguire dan Andrew Garfield.

Nah, di film ini Spider-Man akhirnya resmi masuk ke dalam semesta film superhero buatan Marvel. Itu sebabnya, dia bisa bertemu Iron Man. Marvel Studios yang diwakili oleh Kevin Feige bekerja sama dengan Amy Pascal sebagai perwakilan dari Sony Pictures sebagai produser di dalam film Spider-Man: Homecoming. Pihak Sony Pictures yang sebelumnya memiliki hak adaptasi layar lebar tokoh Spider-Man masih tetap membiayai, mendistribusi, memiliki hak cipta, serta memiliki kontrol kreatif utama dalam film tersebut.

Spider-Man: Homecoming juga memilih Jon Watts, sutradara yang namanya mungkin tidak terdengar sangat populer. Namun, Watts berhasil menarik perhatian pihak Marvel dan Sony Pictures lewat film horor besutannya Clown.

Kemampuan Watts untuk membuat film remaja inspiratif inilah yang membuat MCU (Marvel Cinematic Universe) meminta bantuannya untuk menggarap Spider-Man: Homecoming agar terasa beda.