SinemArt Hijrah dari RCTI ke SCTV

Film
Typography

 

C&R Digital - SCTV memboyong rumah produksi SinemArt dari RCTI dengan empat judul sinetron baru, mulai Senin (20/2). Sebelumnya, SinemArt menyodorkan 11 judul, tapi terpilih empat. SCTV menggandeng SinemArt didasari misi memberi tontonan terbaik bagi pemirsa dan sistem kerja revolusioner dengan memperlakukan artisnya secara baik dibanding rumah produksi lain.

Setelah sukses dengan Tukang Bubur Naik Haji the Series, Anak Jalanan, dan Anugerah Cinta, tahun 2017, rumah produksi SinemArt, kembali menyiapkan sinetron terbaru. Kali ini bukan tayang di RCTI melainkan untuk SCTV.

Empat judul sinetron -- Anak Sekolahan, Anak Langit, Orang-Orang Kampung Duku, dan Berkah Cinta -- mulai tayang di SCTV, Senin (20/2). Keempat judul itu mengisi jam-jam prime time, disesuaikan dengan segmen masing-masing.

Anak Jalanan pukul 16.00 WIB, Anak Langit pukul 18.30 WIB, Orang-Orang Kampung Duku 20.00 WIB, dan terakhir, Berkah Cinta pukul 21.30 WIB.

Co-Produser dari SinemArt, Danny Safawi, mengatakan kerja sama yang terjalin dengan SCTV diharapkan menjadi optimisme baru untuk memanjakan pemirsa dengan suguhan sinetron-sinetron berkualitas.

Selama ini, rumah produksi SinemArt yang berdiri sejak 2003, dikenal sebagai pendongkrak rating stasiun televisi. Pindahnya SinemArt ke SCTV sekaligus menjadi tempat baru sejumlah pemain papan atas yang berada di naungan SinemArt.

Reinkarnasi

Setidaknya, dari empat judul tersebut, muncul pemain nama-nama besar yang tak asing di kalangan pemirsa, mulai dari Rifky Balweel, Irish Bella, Verrell Bramasta, Giorgino Abraham, Ammar Zoni, Citra Kirana, hingga Natasha Wilona, dan beberapa nama lain.

Terakhir, ada Rizky Nazar, ‘pendatang baru’ di SinemArt yang pernah main di beberapa judul sinetron rumah produksi lain di SCTV. Rizky menjadi lawan main Verrell di judul Anak Sekolahan.

David Suwarto, Deputy Director Programming SCTV, menyampaikan, SinemArt pernah menyodorkan 11 judul baru kepada SCTV. “Akhirnya kami memilih empat judul untuk tayang lebih dulu. Kami lebih melihat cerita. Tentunya, disesuaikan dengan jam tayang yang ada,” ucap David, saat jumpa pers di SCTV, Senayan City, Senin (13/2).

David menuturkan, SCTV sengaja mempertahankan beberapa sinetron baru, yang disebut-sebut adalah ‘reinkarnasi’ sinetron RCTI. Sebut saja Anak Langit (Anak Jalanan), Orang-Orang Kampung Duku (Tukang Bubur Naik Haji the Series), dan Berkah Cinta (Anugerah Cinta).

“Industri televisi sedang dinamis. Kami memang mencari tren yang paling tepat dan pas dengan mencari sesuatu yang baru. Tapi tren yang sudah kuat dan diminati pemirsa televisi enggak mau kami hilangkan,” terang David.

David juga mengonfirmasi isu soal berakhirnya kerja sama SCTV dengan Amanah Surga Productions dan Mega Kreasi Film, setelah SinemArt bergabung. Menurut dia, keputusan itu sudah tak bisa dihindari, mengingat slot prime time yang cukup terbatas.

“Umumnya, prime time adalah pukul lima (sore) sampai sebelas (malam). Di kami (SCTV) malah mulai jam 16.30 sampai 23.30 WIB,” jelasnya.

Meski SinemArt akan mendominasi tayangan di SCTV, dalam beberapa bulan kedepan, SCTV masih membuka kerja sama dengan rumah produksi lain untuk mengisi slot non-prime (jam pagi dan siang).

David menjelaskan, SinemArt berhasil membuat SCTV terkesan oleh kesuksesan sinetron-sinetron terdahulu. “Di saat sinetron dari PH lain kejar tayang kerja mati-matian, di SinemArt, punya sistem kerja yang sangat revolusioner dan memperlakukan artisnya secara baik. Malah, Sabtu-Minggu (SinemArt) bisa libur. Ini enggak ada di PH lain. Kualitas cerita juga sangat baik dan menarik,” lanjutnya.

 

BACA JUGA : 

Kate Middleton Beruntung Jadi Putri

Samuel Zylgwyn Asyiknya Menunggang Gajah

Chand Kelvin, Gerilya di Belakang Panggung