Ledakan Bom di Sinetron 7 Manusia Harimau

Film
Typography

 

 

C&R Digital - Bom tidak hanya dimanfaatkan dalam syuting film tentang peperangan. Dalam syuting sinetron dan film yang tidak bertema peperangan pun, terkadang bom digunakan sebagai salah satu gimmick. Misalnya dalam sinetron 7 Manusia Harimau. Tetapi tentunya bom yang digunakan memiliki daya ledak kecil.

Dalam sinetron 7 Manusia Harimau, banyak adegan perkelahian antar pendekar yang sering diwarnai dengan adu kesaktian. Misalnya ketika Ratu Hangcinda (Meriam Bellina) berkelahi dengan Gumara (Samuel Zylgwyn). Dalam perkelahian itu, akibat adu kesaktian terjadilah efek ledakan-ledakan. Ledakan itu bisa mematahkan ranting pohon atau membuncahkan tanah di sekitar area perkelahian antar pendekar itu.

Untuk membuat ledakan, tim kreatif SinemArt Productions pun membuat bom yang daya ledaknya kecil. “Untuk menggambarkan adu kesaktian berlangsung sangat dahsyat, biasanya diberikan effect, yaitu terjadi ledakan. Kami sebenarnya memang meledakkan bom. Sehingga pemirsa di rumah bisa merasakan, bagaimana dahsyatnya adu kesaktian antar pendekar di sinetron 7 Manusia Harimau,” kata Ikin Sodikin, dari bagian kreatif SinemArt Productions saat dijumpai di lokasi syuting sinetron 7 Manusia Harimau di Cibubur, Jakarta timur, Rabu (11/11).

Bom itu terbuat dari potasium yang dicampur dengan bensin, kemudian diberi aliran listrik. “Kami sering membuat rangkaian ledakan hingga lima kali. Ledakan bom itu memang kami buat berurutan sebanyak lima kali. Rangkaian ledakan itu diatur dengan menggunakan aliran listrik dan remote dari jarak jauh. Tetapi kami harus memperhitungkan jarak aman antara ledakan bom dengan sang artis,” ujar Ikin.

Untuk bom yang digunakan di sinetron, ledakan paling besar adalah bisa mematahkan ranting pohon. Ikin sebenarnya mampu membuat ledakan yang lebih tinggi lagi daya ledaknya. Namun, karena digunakan dalam sinetron, maksimal untuk mematahkan ranting pohon.

Ikin sudah sering membuat ledakan bom dalam sinetron-sinetron yang diproduksi oleh SinemArt Productions. Antara lain di sinetron Bastian Steel Bukan Cowok Biasa yang pernah ditayangkan di RCTI, tahun 2014. Adegan ledakan di adu kesaktian antar pemilik kekuatan indra ketujuh juga dibuat oleh Ikin.

Ikin mengungkapkan, untuk membuat adegan ledakan, tim kreatifnya harus meminta izin pihak kepolisian terlebih dulu. Bahan-bahan peledak pun tidak bisa digunakan di luar area syuting. “Sesuai dengan izinnya, ledakan bom hanya digunakan di lokasi syuting. Jadi bahan-bahan ini tidak bisa kami gunakan di luar area syuting, bisa ditangkap polisi,” tandas Ikin.