Kursus Akting Informal 7 Manusia Harimau

Film
Typography

 

 

C&R Digital - Diapresiasinya sinetron 7 Manusia Harimau oleh pemirsa RCTI tidak membuat tim produksi dan para artis terlena. Sutradara Karsono Hadi berinisiatif membuat kursus akting informal di lokasi syuting sinetron 7 Manusia Harimau di Cibubur. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas akting para pemain sinetron primadona persembahan SinemArt Productions itu.

Kursus akting tersebut bersifat spontanitas. Artinya, jika antara guru dan siswa kebetulan sedang mempunyai waktu luang dan berkumpul, maka kegiatan kursus informal bisa diselenggarakan. Lokasinya juga fleksibel. Bisa di basecamp, ruang makan atau aula.

Waktu belajarnya bisa pukul 09.00 WIB bisa pula pukul 21.00 WIB. Tergantung jeda syuting para siswa dan gurunya. “Jika akting para artisnya bagus. Kan hasil sinetronnya juga bagus. Tentunya akan berujung pada kepuasan pemirsa yang menonton sinetron 7 Manusia Harimau,” kata Karsono Hadi saat dijumpai di lokasi syuting sinetron 7 Manusia Harimau di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (7/10).

Para artis yang terlibat dalam sinetron 7 Manusia Harimau memang terdiri dari berbagai lapisan umur. Ada artis yang merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta dan telah puluhan tahun menjadi artis, seperti Sigit Hardadi, Aldisar Syafar, dan Siti Artati. Atau ada juga artis senior yang telah mempunyai pengalaman sebagai aktor, sutradara, dan produser seperti Willy Dozan.

Sementara banyak juga artis-artis muda yang baru menggeluti dunia akting seperti Sylvia Rahayu Pudjoningsih yang berperan sebagai Puspa istri Datuk Abu, Syahnaz Shadiqah yang berperan sebagai Karina, Dewi Natalia Oneil yang berperan sebagai karyawati PT. Barisan Jaya.

“Kebetulan di sini banyak artis lulusan Institut Kesenian Jakarta dan merupakan pengajar akting. Jadi guru-guru kursus akting informal ini antara lain Sigit Hardadi dan Siti Artati,” kata Karsono.

Metode belajar kursus akting informal sangat fleksibel. Diupayakan kegiatan belajar-mengajar terjadi secara tatap muka pada pagi hari. Namun jika sulit melakukan tatap muka, siswa bisa bertanya kepada para guru akting lewat telepon.

Dewi Natalia Oneil yang berperan sebagai salah satu karyawati PT. Barisan Jaya, yang merupakan seorang pendatang baru di dunia akting, ikut bergabung dalam kursus akting informal itu. Ia mengaku merasakan manfaat yang cukup besar dengan mengikuti kursus akting itu.

“Dulu saya mengira, agar bisa berakting dengan bagus, saya hanya sekadar harus hafal dengan skenario. Ternyata hal itu salah. Saya bisa berakting bagus, jika saya mengerti maksud dari skenario itu. Selain itu, akting yang bagus bukanlah akting yang dibuat-buat. Tetapi akting yang benar-benar keluar dari lubuk hati saya,” kata Natalia Oneil.

Demikian pula Sylvia Rahayu Pudjoningsih merasa kemampuan aktingnya semakin berkembang setelah ia ikut membintangi sinetron 7 Manusia Harimau.
“Jika saya mengalami kesulitan berakting, saya tinggal bertanya pada Sigit Hardadi,” katanya.