FFI 2006 (Jakarta), Menggugat Film Ekskul (9)

Film
Typography

 

 

C&R Digital - Seakan tak lepas dari pengalaman kelam masa lalu, tahun 2006 kembali juri memberikan hasil yang mengecewakan. Sejumlah protes dari sineas film yang berpartisipasi dalam FFI mewarnai runtutan acara saat film Ekskul diumumkan sebagai karya Film Terbaik dan menyabet tiga piala citra sekaligus. Protes ini memang sangat beralasan karena film Ekskul banyak melanggar hak cipta dan melakukan plagiat dengan memakai musik ilustrasi dari film-film Hollywood.

Buntutnya, BP2N membatalkan kemenangan film Ekskul. Adapun Surat Keputusan (SK) bernomor 06/KEP/BP2N/2007, tentang Pembatalan Piala Citra Utama untuk Film Terbaik dan Piala Citra untuk Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2006 itu ditandatangani oleh ketua BP2N, Deddy Mizwar.

Beberapa pertimbangan yang mendasari pembatalan kemenangan Ekskul dan Nayato, antara lain karena adanya sejumlah polemik dipicu oleh tuduhan pelanggaran hak cipta atas penggunaan musik di dalam film tersebut. Setelah mengkaji ulang dan komprehensif soal pelanggaran hak cipta, BP2N menganggap perlu mengambil tindakan terhadap Ekskul dan Nayato. BP2N juga menetapkan untuk meniadakan pemenang Piala Citra Utama untuk kategori Film Terbaik dan Piala Citra untuk Sutradara Terbaik FFI 2006. SK ini ditetapkan pada tanggal 15 Juni 2007.