Anda pasti sudah lekat dengan penampilan salah satu superhero tampan rekaan Marvel, Thor, yang selalu tampil dengan rambut panjang sebahu lengkap dengan senjata palu petirnya, Mjolnir.

Film layar lebar di Indonesia seolah tak pernah sepi dari film bergenre horor atau misteri. Salah satunya film ‘Danur: I Can See The Ghosts’. Ditayangkan serentak di bioskop Tanah Air, Senin (20/3), film yang dibintangi tokoh utama Prilly Latuconsina ini, berbeda dari film misteri sebelumnya.

Trailer film Thor: Ragnarok menggasak Beauty and the Beast, menjadi yang paling banyak ditonton di YouTube. Selain tidak lagi memegang palu ajaibnya, di sekuel terbarunya Thor juga memangkas pendek rambutnya.

Minggu lalu Konsulat Jendral Republik Indonesia di Los Angeles dipenuhi oleh peralatan syuting karena KJRI Los Angeles sedang membuat tayangan mengenai pelayanan imigrasi mereka.Seluruh pimpinan dan staff KJRI Los Angeles ikut serta dalam pembuatan tayangan ini yang berlangsung sampai jam 12 malam hari Minggu kemarin.

Film Night Bus yang diproduseri Darius Sinathrya siap tayang Kamis (6/4). Darius menunjuk Emil Heradi sebagai sutradara, dan Rahabi Mandra penulis skenario. "Saya yakin film ini bakal membuat penonton berdebar. Ditambah sentuhan ahli visual effect Indonesia dari Amrin Nugraha.

Setiap film mengusung pesannya sendiri. Demikian halnya dengan film besutan sutradara Garin Nugroho berjudul Mooncake Story. Film ini memberikan banyak pesan tersirat dan tersurat via cerita dan bahasa gambarnya.

Labuan Hati, menjadi judul film anyar garapan sutradara Lola Amaria. Film besutan Lola Amaria Production ini, mengambil lokasi pengambilan gambar di tempat wisata Labuan Bajo dan Pulau Komodo di Nusa Tenggara Barat (NTT).

Membuka awal tahun 2017, Bunga Citra Lestari (BCL), muncul film berjudul ‘Moon Cake Story’ produksi MVP Pictures dan Tahir Foundation.

Kemajuan teknologi informasi tak pelak mengubah kehidupan keluarga, khususnya anak-anak, Indonesia. Sejak usia dini anak-anak terpapar layar telepon pintar, berjam-jam terbenam menikmati hiburan, permainan, video, atau asyik berkomunikasi melalui media sosial. Mereka sering disebut sebagai digital native atau masyarakat dunia maya. Di satu sisi, mereka mudah menjadi warga dunia.

Meski mengaku senang setelah menonton film “Silariang”, Wapres Jusuf Kalla  memberikan kritiknya. Kebetulan, tema film “Silariang” mengupas soal seluk beluk kawin lari, yang dibumbui dengan balas dendam untuk mempertahankan siri (harga diri). Menurut JK, penggambaran  'Silariang' dianggap sudah tidak cocok lagi dengan budaya Makassar saat ini.

Mendapatkan banyak job merupakan hal yang menyenangkan bagi setiap artis. Hal itu terjadi pula pada Ernest Prakasa. Dalam acara Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2017 yang digelar tanggal 29 Maret, Ernest merupakan salah satu nomine untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Di tengah kesibukannya menjalankan tugas negara, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri menonton film Silariang.  JK mengajak sang istri, Mufidah Kalla serta anak dan menantunya, Chairani Kalla dan Marah Laut. Kehadiran JK  Jum’at (10/3) malam membuat suasana The Premiere Metropole XXI, Menteng, Jakarta Pusat, penuh penjagaan ketat aparat.