Dilaporkan ke Polisi, Krisna Mukti Tertawa

Celebnews
Typography

 

C&R Digital - Devi Nurmayanti bersama kuasa hukumnya, Afdal Zikri telah melaporkan suaminya, Krisna Mukti ke Polda Metro Jaya, Jakarta, kamarin. Krisna dituduh telah melakukan penelantaran anak dan pencemaran nama baik.

Menurut Afdal, kendati Krisna bukan ayah biologis dari kliennya. Tapi, saat Devi melahirkan, Krisna masih sah sebagai suami dan ayah dari kliennya. Makanya, Krisna wajib bertanggung jawab dan menafkahi anak dan istrinya.

Krisna yang sudah menunjuk Ramdan Alamsyah sebagai kuasa hukumnya, menanggapi laporan Devi dengan santai.

"Dia (Krisna) malah ketawa ketawa, Krisna dengan baik hati ini membantu, kasihan lihat Devi sudah dihamili orang, tapi orangnya nggak bertanggung jawab," kata Ramdan saat dihubungi wartawan via telepon seluler, Kamis (21/5).

Menurut Ramdan, kliennya itu sudah berjiwa besar melakukan tindakan yang positif karena menolong dan menerima apa adanya kondisi Devi dengan menikahinya. Memang, ada perjanjian yang tidak bisa disebutkan Ramdan antara Krisna dan Devi sebelum menikah

"Perjanjiannya itu secara lisan dari keterangan klien saya.Krisna tujuan awalnya untuk membantu dia. Krisna merasa kasihan sama dia (Devi). Seharusnya Devi terimakasih atas pertolongan Krisna," kata mantan pengacara Eyang Subur itu.

Ramdan juga menjelaskan mengapa kliennya tidak pernah memberikan nafkah batin sejak menikahi Devi, Juni 2014 silam.

"Saat itu umur kandungannya 3 bulan, Krisna menikahinya, walaupun secara hukum itu nggak boleh, Krisna nggak pernah setubuhi karena kalau lagi hamil muda nggak boleh disetubuhi kan. Sampai bulan Desember 2014, anak Devi lahir," kata Ramdan.

Selanjutnya, Ramdan mengatakan setelah lahiran ada masa nifas selama 3 bulan. "Artinya dari Januari 2015 sampai Maret 2015, wanita yang habis melahirkan tidak boleh disetubuhi karena nifas, darah kotor," kata Ramdan.