Melania Trump Didesak Pindah ke Gedung Putih

Celebnews
Typography

 

C&R Digital - Sebagai ibu negara, Melania Trump seharusnya mendampingi suaminya, Donald Trump di Gedung Putih. Penolakan Melania untuk tinggal di kediaman resmi presiden AS itu pun mengundang protes warga AS. Mereka merasa uang pajaknya digunakan hanya untuk membayar biaya keamanan sang first lady yang jumlahnya cukup besar.

Melania Trump belum juga pindah ke kediaman resmi presiden Amerika Serikat di Gedung Putih. Padahal, Donald Trump sudah dilantik sebagai presiden AS sejak 20 januari lalu.

Ibu satu anak itu masih menetap di kediamannya di Trump Tower, New York, bersama anak semata wayangnya Barron Trump. Keberadaan mereka di apartemen mewah milik suaminya itu mengundang protes sejumlah kalangan.

Sebuah petisi akhirnya menuntut Melania segera pindah dari Trump Tower di New York ke Gedung Putih di Washington, DC. Petisi yang dimuat dalam situs Change.org itu menjadi viral dan berhasil mengumpulkan lebih dari 230 ribu tanda tangan. Petisi tersebut bahkan menjadi yang terbanyak mendapat tanda tangan di Change.org dalam minggu ini.

Petisi itu berisi desakan agar Melania mempercepat kepindahannya ke Gedung Putih, atau dia harus membayar sendiri biaya pengamanan selama dia tinggal di Trump Tower.

Dalam pernyataan di Change.org disebutkan, biaya keamanan untuk ibu negara Amerika Serikat selama ini diketahui berasal dari sokongan dana pemerintah, diambil dari pembayaran pajak warga AS. Ini berarti, semakin lama Melania tinggal di apartemennya sendiri, semakin banyak pengeluaran negara untuk membayar biaya keamanan.

"Wajib pajak AS membayar uang yang jumlahnya cukup tinggi untuk melindungi Ibu Negara di Trump Tower, yang berlokasi di New York. Dalam upaya pengembalian utang negara, pengeluaran ini tentu saja tidak memberikan hasil yang positif bagi negara dan harus dipangkas dari pendanaan," demikian seperti yang tertulis dalam petisi.

Ribuan netizen berpendapat, tidak seharusnya warga yang menjadi wajib pajak menanggung beban biaya keselamatan Ibu Negara, dengan memindahkan pasukan pengamanan Gedung Putih ke Trump Tower.

Beberapa netizen bahkan menyarankan agar putra bungsu Trump itu lebih baik dipindahkan saja sekolahnya ke Washington, DC.

Doug Caruana sang pencetus petisi, menargetkan bisa mendapat 300 ribu tanda tangan. Setelah mencapai target, petisi rencananya akan dikirimkan berupa surat ke Senator Bernie Sanders dan Elizabeth Warren.

Petisi sengaja dibuat menyusul beredarnya laporan pada bulan lalu, di mana Pasukan Pengamanan Presiden AS disebutkan meminta tambahan dana sebesar US$60 juta atau sekitar Rp799 miliar. Mengutip Washington Post, anggaran tersebut digunakan untuk melindungi presiden dan keluarganya.

 

BACA JUGA : 

Oblong Berlogo Melejit Lagi

Morgan Oey, Punya Penyakit Alzheimer

Dela Dewi: Batik Indonesia Digemari Selebriti Dunia