Samuel Zylgwyn Asyiknya Menunggang Gajah

Celebnews
Typography

C&R Digital - Setelah sinetron 7 Manusia Harimau tidak tayang lagi, Samuel Zylgwyn membintangi sinetron laga yang sama-sama diproduksi Sinemart Production. Sinetron terbarunya juga terinspirasi dari kisah di masayarakat, khususnya di masyarakat Jawa. Dalam sinetron tersebut Samuel mempunyai kendaraan gajah.

Samuel Zylgwyn sedang menjalani syuting sebuah sinetron laga produksi Sinemart Production di kawasan Pangandaran, Jawa Barat. Di sinetron kolosal yang berlatar belakang sejarah Jawa itu Samuel kembali menjadi pendekar. Ia mempunyai kemampuan ilmu kanuragan, seperti Tapak Saketi, Tikki Ibeng dan Serat Jiwa.

Dalam sinetron itu Saumel Zyglwygn yang akrab dipanggil Mue, kembali menjadi pemeran utama, sama seperti sinetron sebelumnya 7 Manusia Harimau.

“Ya, kegiatan saya sekarang sedang menjalani syuting sebuah sinetron kolosal yang syutingnya dilakukan di kawasan Pangandaran, Jawa Barat. Sempat juga beberapa hari syuting di Lampung,” ujar Samuel Zylgwyn saat dihubungi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ketika membintangi sinetron 7 Manusia Harimau, aktor berdarah Indonesia-Jerman ini selalu mengenakan busana gaya modern, tapi di sinetron terbarunya Mue selalu mengenakan busana tradisional. Ia bertelanjang dada, mengenakan ikat kepala, dan kain hitam yang dililitkan di pinggang.

“Latar belakang sinetron yang saya bintangi saat ini sama-sama terinspirasi dari kisah yang berkembang di masyarakat. Jika sinetron 7 Manusia Harimau dari kisah-kisah masyarakat di Sumatera Selatan, sinetron yang sekarang dari kisah masyarakat Jawa, khususnya kehidupan di istana Kerajaan Majapahit” ujar Mue.

Di sinteron terbarunya itu, pria kelahiran Jakarta, 22 Juli 1988 itu sering melakukan adegan menunggang gajah. “Gajahnya betulan ya, bukan trik kamera,” ujar aktor yang mengawali karier sebagai Juara Favorit cover boy sebuah majalah remaja di tahun 2005 itu.

Selama beberapa hari menunggang gajah, Mue bersyukur tidak pernah mengalami problem. Maklum, selama menjalani syuting, ada pawang gajah yang selalu mengamati kegiatan. Sang pawang bahkan sering ikut mengendalikan gajah.

“Puji Tuhan, selama syuiting menunggang gajah, belum pernah ada problem. Gajahnya bisa dikemudikan dengan baik,” ujar aktor yang namanya mencuat setelah membintangi sinetron Bintang yang juga diproduksi oleh Sinemart Production itu.

 

BACA JUGA : 

Tantowi Yahya, Koleksi Piringan Hitam Masa Kecil

Tabloid Cek & Ricek Terima Sertifikat Verifikasi Dewan Pers

Jadwal Keramas Para Selebriti