Mereka Menolak Tampil di Pelantikan Donald Trump

Celebnews
Typography

 

C&R Digital - Acara pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS, 20 Januari 2017 mendatang dipastikan bakal senyap dari selebriti dan musisi kelas dunia. Kebanyakan dari mereka menolak tampil di acara tersebut.

Grup band Rolling Stones yang pernah dibujuk untuk ikut, menolak mentah-mentah. Penolakan dilakukan setelah Trump tanpa izin memakai lagu berjudul You Cant Always Get What You Want milik mereka dalam pidato kemenangannya.

Trump memang dikabarkan mengalami kesulitan untuk mendapatkan musisi yang mau menghibur di malam puncak inagurasinya. David Foster yang didekatinya, juga menolak tampil. Dalam akun Instagramnya, Sabtu (17/12), ayah tiri Gigi Hadid itu menuliskan dirinya “secara sopan dan hormat” menolak untuk tampil dalam acara tersebut.

Selain David Foster, Elton John juga menolak tampil di acara penobatan Trump sebagai presiden. Semula penyanyi flamboyan asal Inggris itu santer dikabarkan akan tampil dalam acara tersebut untuk mewakili komunitas LGBT.

“Elton tidak akan tampil untuk inagurasi Trump,” kata Fan Curtis, sebagai perwakilan dari penyanyi yang dikenal sebagai pendukung berat Hillary Clinton itu.

Sementara penyanyi tenor ternama Andrea Bocelli, Selasa (20/12), juga membatalkan keikutsertaannya dalam acara tersebut, setelah ia mendapat banyak caci maki.

Saking frustrasinya, karena banyak musisi ternama yang menolak tampil, kabarnya komite pelantikan Trump sampai melanggar protokol dengan menawarkan biaya penampilan kepada para seniman yang mau hadir.

Namun, mengutip dari BBC, Rabu (14/12), hal tersebut tegas dibantah juru bicara Komite Pelantikan Presiden, Boris Epshteyn. Ia mengatakan tidak ada pejabat atau panitia yang terlibat dalam perilaku yang disebutkan.

Namun jika memang ditawarkan bayaran, apakah ada artis yang mau tampil? "Saya tidak kepikiran untuk mendapatkan uang dari itu (menyanyi untuk Trump)," ujar bintang pop Adam Lambert yang dikenal sebagai aktivis untuk hak-hak LGBT.

Berbeda dengan vokalis grup rock alternatif The 1975, Matthew Healy, mengaku berminat tampil asal mendapat bayaran tinggi.

“Saya akan melakukannya jika mereka memberi saya uang muka. Lalu lihat apa yang akan terjadi, ini akan ramai dibicarakan. Berapa yang saya inginkan? Dia (Donald Trump) pu­nya sabuk pengaman di kur­si pesawatnya dari emas, jadi paling tidak (bayarannya) satu juta pound sterling,” ujar Healy.

Sejauh ini, selain Jackie Evancho, baru Kanye West yang disebut-sebut ingin tampil dalam inagurasi Trump. Sayang, nama West kabarnya tidak ada dalam daftar. Padahal, sebelumnya ayah dua anak itu sudah bertemu muka langsung dengan Trump beberapa waktu lalu.

Pelantikan Trump sebagai presiden AS memang berbeda dengan yang dialami oleh Obama empat tahun lalu. Saat itu, banyak musisi kondang yang ingin ikut hadir menghibur. Sejumlah musisi sekaliber Beyonce dan Aretha Franklin bahkan rela datang tanpa diminta.

 

BACA JUGA :

Chris Evans, “The Hottest Male on Earth”

Sandiaga Uno Ikutan Demam Om Telolet Om

Om Telolet Om, Frasa Kocak dari Indonesia yang Mendunia