Peduli Anak, Bang Salam Raih Mitrapol Award 2017

Celebnews
Typography

 

C&R Digital -- Ada yang unik dalam HUT Mitrapol pada 5-7 September 2017 di Gedung Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta. Selain temu kangen dan ajang nostalgia para jenderal polisi Tanah Air, acara ini turut menganugerahkan Mitrapol Award 2017.

Salah satu kandidat persembahan penganugerahan adalah H.Darussalam, SH., atau akrab disapa Bang Salam. Di awarding ini, ia memenangi kategori Aktivis Peduli Anak.

Dari penilaian dan pertimbangan juri yang dibacakan oleh Zandre Badak, sosok Bang Salam dinilai sangat tepat meraih predikat tersebut. Dalam kariernya, pria ini adalah Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum (IKAFAH) Universitas Saburai,  Lampung. Ia juga aktif sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Tanggamus, yang dikenal sangat peduli dengan anak-anak.

Kepedulian terhadap anak dibuktikan dengan membesarkan anak-anak yatim piatu. Tak hanya itu, selama 10 tahun, ia juga menyediakan ambulance gratis bagi warga tidak mampu.

"Aksi peduli anak menjadikan Bang Salam pantas dinobatkan Komnas Perlindungan Anak sebagai Aktivis Peduli Anak Yatim," ucap Zandre, disambut tepuk tangan gemuruh penonton.

Dalam kesempatan ini, Bang Salam, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Jend. Purn. Roesmanhadi, mantan Kapolri, Pimpinan Redaksi Tabloid Mitrapol, wartawan Mitrapol Biro Lampung, dan selurus jurnalis Mitrapol cetak dan online.

“Saya sungguh tidak menyangka, niat saya hanya ingin bermanfaat bagi masayarakat dan anak-anak yang membutuhkan," tandas Bang Salam.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Irwasum Polri Irjen Pol. Drs. Taufik Nurhidayat, yang mewakili Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.

"Iya dong, bangga, yang memberikan award yang mewakili Kapolri. Ini penghargaan tersendiri bagi saya. Semoga ini memacu saya untuk terus berkarya dan peduli anak dan sosial," terang calon Bupati Tanggamus ini.

Selain awarding dan ulang tahun Mitrapol, perhelatan ini juga dihiasi oleh Uji Kompetensi Wartawan, yang bekerja sama dengan Dewan Pers, yang pesertanya dari seluruh biro dan perwakilan Mitrapol di daerah. Peserta di karantina di Jakarta selama tiga hari.