Pevita Pearce, Merintis Bisnis Digital

Celebnews
Typography

 

 

C&R Digital - Dunia film menorehkan nama Pevita Pearce sebagai pesohor muda negeri ini. Beberapa film telah sukses dibintangi pemilik nama lengkap Pevita Cleo Eileen Pearce itu. Ia dikenal lewat Denias, Senandung di Atas Awan (2006), film pertama yang langsung melambungkan namanya.

Setahun kemudian, ia terlibat dalam film Lost in Love yang tayang Mei 2008. Dipasangkan dengan Richard Kevin, Pevita mendapat peran utama sebagai Tita. Aktingnya di film tersebut membawa Pevita dinominasikan sebagai Pemain Utama Wanita Terbaik FFI 2008.

Seperti tak puas hanya berkecimpung di dunia hiburan, Pevita mencoba peruntungan di dunia bisnis. Ia merintis bisnis aksesori berlabel Hippearce. Artis 23 tahun itu juga menjajal bisnis baru di dunia digital, berupa aplikasi konten eksklusif bernama Qeepo.

Memegang jabatan Chief Marketing Officer, Pevita melihat peluang bisnis di media sosial memiliki peluang cukup besar. Ditambah bisnis aplikasi di smartphone miliknya ini para artis yang gabung bisa memberikan inspirasi ke penggemar dengan caranya masing-masing melalui aplikasi tersebut.

Ditemui Muhammad Andy dan fotografer Yayat Ruhayat dari C&R, Pevita bercerita panjang lebar tentang bisnis baru yang sedang ditekuninya. Di sela-sela tanya jawab, ia juga membisikkan kisah kasihnya dengan beberapa nama. Wawancara berlangsung di Conclave, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/10). Berikut petikan wawancaranya:

Apa yang membuat Anda tertarik menekuni bisnis aplikasi smartphone?

Ide awal membuat Qeepo ini terinspirasi dari rutinitas sehari-hari. Terjebak kemacetan di Jakarta saya manfaatkan mengeksplorasi media sosial untuk menyapa para fans. Kebiasaan itu kemudian saya salurkan ke arah positif dengan membuat aplikasi Qeepo. Buat saya, Qeepo ini seperti digital diary, memuat puisi-puisi saya, juga buat challenge orang. Bisa bikin para fans lebih intim berkomunikasi dengan saya. Tujuannya, agar bisa menginspirasi banyak orang.

Selain Anda, apakah ada tokoh atau pesohor lain?

Enggak hanya saya. Banyak inspirator, publik figur, profesional, dan artis. Ada foto, video, dan pesan langsung. Semua bisa tanya banyak hal soal film, aktivitas, dan lainnya. Semua dijawab langsung oleh saya sendiri atau temen-temen artis lainnya.

Sebelumnya, Anda membuka bisnis aksesorie, sekarang aplikasi. Mengapa tidak terjun ke bisnis yang berhubungan dengan film?

Saya selalu membuat bisnis yang sesuai dengan minat saya. Menurut saya, media sosial sudah menjadi lifestyle bagi penduduk kota besar. Sangat menyenangkan melakukan ini. Kita hidup di zaman revolusi, dari yang main karet jadi main digital. Makanya, kita buat revolusi konten. Kalau bisnis di film tinggal tunggu waktu saja. Semua kan harus berproses.

Anda punya latar belakang bisnis?

Saya dibesarkan dari keluarga pebisnis. Jadi bisnis bukan sesuatu hal yang baru. Bisnis aplikasi ini sangat seru dan menyenangkan.

Anda sangat bersemangat pada bisnis ini?

Ketika kita sudah berkomitmen untuk menekuni sebuah bidang kita harus serius. Harus punya komitmen tinggi untuk melaksanakannya. Kalau hal itu sudah dilakukan, soal hasilnya biasanya akan ikut. Intinya sesuatu yang kita kerjakan dengan sungguh-sungguh, hasilnya pasti tidak akan mengecewakan. Namun saat kita setengah-setengah mengerjakan sesuatu, tidak usah berharap hasil yang maksimal. Simpel saja kan. Tidak ada yang sulit atau rumit. Semuanya kembali kepada kita masing-masing, kalau ingin berhasil yang harus serius.

Siapa yang menginspirasi Anda dalam bisnis?

Banyak ya. Setiap orang yang saya jumpai bisa menjadi sumber inspirasi. Inspirasi juga bisa datang dari penggemar. Kadang saya berkata pada diri sendiri, saat orang sudah percaya pada saya, masa saya sendiri tidak percaya pada diri sendiri. Saya mau mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang sudah memberikan kepercayaan pada saya selama ini. Juga terima kasih pada orang yang sudah memberikan semangat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Anda terkenal di industri hiburan, kenapa juga harus berbisnis?

Jangan pernah terjebak di zona nyaman. Jangan terlalu mudah puas. Terus berkarya dan melakukan yang terbaik. Saya ingin generasi muda mempunyai sifat-sifat itu.

Dunia film juga akan terus dilakoni?

Sejak kecil saya menemukan cinta pertama saya pada kamera. Camera is my boyfriend. And I know camera will never gonna break my heart. Saya memang sangat tertarik pada segala sesuatu yang berkaitan dengan seni, seperti fotografi, tari, teater, musik, dan cabang seni lainnya. Meskipun keluarga saya bukan keluarga seniman, tetapi kami sangat menghargai dan mengapresiasi seni dengan baik.

Bagaimana Anda menikmati eksistensi di dunia film?

Saya sangat menikmati setiap detail dari proses produksi film yang dijalani. Mulai dari berakting menjadi Tita di Lost in Love (2008), kemudian bergabung di film Rasa (2009). Setelah itu, saya sempat vakum lama karena sibuk sekolah, tetapi akhirnya mendapat kesempatan kembali dengan bermain di film Sanubari Jakarta (2012), Dilema (2012), hingga yang terbaru Aach... Aku Jatuh Cinta! (2015). Ketika memerankan seorang tokoh, saya berusaha fokus ke dalam diri untuk memperkuat fondasi dasar, yaitu bagaimana meleburkan diri ke dalam karakter yang dimainkan. Be in the character, live in the moment, and be believable, itu kuncinya.

Apakah Anda sudah menemukan masterpiece dalam karier berakting?

Sejauh ini belum ada yang jadi masterpiece untuk saya. Semua usaha yang saya berikan pada setiap film selalu dalam porsi 110 persen. Namun, saya masih butuh karakter yang ‘gila’, kuat secara pembentukan, memerlukan eksplorasi, pendalaman yang cukup lama, cerita yang seru, dan kemasan film yang tidak biasa. So, I still waiting for my masterpiece.

Soal kekasih?

Saya lagi pacaran sama pekerjaan saya. Aktivitas saya enggak ke mana-mana kecuali ke kantor sama syuting, hehe.

 

Nama Lengkap : Pevita Cleo Eileen Pearce. Nama Tenar : Pevita Pearce

Tempat/ tanggal lahir: Jakarta/ 6 Oktober 1992.

Profesi : Aktris, penulis buku, pengusaha.

Orang tua : Bramwell Pearce-Ernie Auliasari.

Filmografi : Denias, Senandung di Atas Awan (2006), Lost in Love (2008), Rasa (2009), Dilema (2012), Sanubari Jakarta (201), 5 cm (2012), Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013), Aku Cinta Kamu (2014), Aach... Aku Jatuh Cinta! (2015). Serial televisi : Mutiara Hati (2006), Stereo (2015). Presenter : MTV Indonesian Music Awards (2010), Music Box Trans 7 (2010), Single : Karena Dia Cintaku (2014), Sapu Jagat (2014). Buku : ‘Our Notebook: Peace in Mind War at Heart’ (2014). Penghargaan: Yahoo OMG! Awards -Most Stylish Female (2013), Indonesian Choice Awards-Actress of the Year (2014), Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards-Aktris Terfavorit (2014), Best Feature Film On Detective and Law-Enforcement Themes di ajang Detective FEST Moscow (2012).